Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Mungkin karena padatnya aktivitas saya saat ini, karena saya lagi menempuh Tugas Akhir. Tulisan saya kali ini ingin membahas mengenai salah satu Design Pattern yang ada dalam dunia pemrograman. Tapi sebelum itu, saya mulai dulu dengan apa itu Design Pattern ? Read the rest of this entry »
Design Pattern : Strategy Pattern
Java Reflection
Sudah lama sekali saya tidak berbagi pengalaman melalui blog ini. Kali ini saya ingin membagi pengalaman saya ketika saya membuat sebuah aplikasi. Pada saat itu saya dihadapkan pada suatu masalah dimana saya ingin membuat suatu objek secara dinamis. Dengan kata lain objek dibuat pada saat runtime atau aplikasi sedang berjalan. Nah pada pemrograman java dikenal istilah Reflection untuk mengatasi hal ini, apa itu reflection ?
“Reflection is commonly used by programs which require the ability to examine or modify the runtime behavior of applications running in the Java virtual machine.”
Sumber :http://download.oracle.com/javase/tutorial/reflect/index.html
Me-reset JTextField Secara Simultan
Setelah sekian lama tidak membuat artikel, akhirnya sekarang saya ada kesempatan juga *hahahaha…..*. Tulisan kali ini saya ingin membagi pengalaman saya, ketika membuat aplikasi. Pada waktu saya membuat aplikasi, saya dihadapkan pada sebuah kondisi dimana saya harus me-reset JTextField menjadi seperti awal atau kosong. Nah jika hanya ada satu atau dua JTextField tidak masalah, kita bisa menggunakan kode seperti ini.
Java Serialization
Pada tulisan saya kali ini, saya akan membahas mengenai serialization pada java. Serialization merupakan suatu proses dimana state daripada objek tersebut dapat kita simpan menjadi bentuk deretan byte, dan juga sebaliknya. Pada pemrograman java semua objek yang dibuat, akan tersimpan atau tetap running, selama Java Virtual Machine atau JVM masih running. Artinya jika jvm mati, secara otomatis objek juga akan terhapus dari memori. Selain itu, objek pada java jika sudah lama tidak digunakan, akan terhapus secara otomatis oleh garbage collector java. Sehingga kita harus menyimpan state objek tersebut ke suatu tempat jika ingin digunakan kembali. Nah, salah satu teknik yang bisa digunakan adalah Serialization tersebut. Objek akan disimpan dalam bentuk deretan byte ke dalam sebuah file atau database, dan juga bisa dikirim melalui jaringan. Salah satu syarat supaya objek bisa diserializable adalah dengan mengimplements java.io.Serializable interface. Interface ini merupakan interface kosongan karena hanya berfungsi sebagai penanda bahwa class yang mengimplements interface tersebut bisa diserializable.
Instalasi RabbitVCS Ubuntu 10.04
Bagi para programmer yang pernah menggunakan version control atau Subversion, mungkin ada yang kenal dengan tool yang satu ini. RabbiVCS merupakan salah satu tool yang penggunaanya mirip dengan Tortoise SVN pada windows. Nah, kembali lagi ke version control, version control merupakan sebuah alat yang dapat membantu tim pengembang software atau programmer untuk mengembangkan atau membuat suatu aplikasi dengan menyediakan akses ke setiap programmer tanpa harus menimpa pekerjaan anggota tim lain. Menurut Mas Ifnu Version control mampu melakukan beberapa hal didalam mengontrol dan memanajemen project atau aplikasi yang akan kita buat, yaitu :
- Mencatat perubahan kode dan mencatat si pembuat perubahan.
- Menyediakan fungsi undo untuk mengembalikan kode ke titik tertentu.
- Melihat riwayat perubahan kode, dari awal hingga akhir.
- Memungkinkan penulisan kode secara paralel, tanpa ada kejadian anggota tim menimpa pekerjaan angota tim lain.
Ada banyak aplikasi version control yang digunakan oleh para programmer untuk memudahkan pekerjaan mereka. Nah salah satu aplikasi yang banyak digunakan oleh programmer untuk menggunakan version control adalah Subversion. Nah untuk dapat menggunakan Subversion kita bisa menggunakan perintah command pada windows ataupun pada linux. Jika ingin lebih mudah, bisa menggunakan TortoiseSVN pada windows atau RabbitVCS pada linux, kedua tools ini berbasiskan GUI (Graphical User Interface) untuk mengelola Subversion.



